Kamis, 29 November 2012
Ini langkah bagaimana membuat jurnal penutup dalam membuat laporan keuangan..
o Menutup semua akun pendapatan dengan cara mendebet akun pendapatan dan mengkredit akun ikhtisar rugi laba.
Pendapatan xxxx
Ikhtisar R/L xxxx
o Menutup semua akun beban dengan cara mendebet akun ikhtisar rugi laba dan mengkredit semua akun beban.
Ikhtisar R/L xxxx
Beban xxxx
o Menutup akun ikhtisar rugi laba dengan cara mendebet akun ikhtisar rugi lama dan mengkredit akun modal pemilik/laba ditahan sebesarselisih antara pendapatan dengan beban.
Ikhtisar R/L xxxx
Modal xxxx
o Menutup akun Prive/Deviden dengan cara mendebet akun modal atau laba ditahan dan mengkredit akun prive/deviden.
Modal xxxx
Prive xxxx
५ Harga Pokok Penjualan (HHP) adalah harga pokok/harga beli dari barang-barang yang dijual dalam suatu periode akuntansi.
५ Beban Administrasi dan Umum adalah beban-beban yang terkait dengan operasi kantor dan umum.
५ Beban Pemasaran adalah beban-beban yang dibutuhkan untuk merdisribusikan barang dari perusahaan sampai ketangan konsumen.
Ada 2 macam Metode Pencatatan dalam perusahaan dagang yaitu:
५ Metode Periodik adalah metode yang diginakan untuk mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagangan di dalam perusahaan dagang, dimana persediaan dicatat dan dihitung hanya pada awal dan akhir periode akuntansi saja untuk menentukan harga pokok penjualannya.
५ Metode Perpetual adalah metode yang digunakan untuk mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagangan didalam perusahaan dagang, dimana persediaan dicatat dan dihitung secara detail, baik pada waktu dibeli maupun dijual.
Bagaimana langkah-langkah membuat Neraca Saldo yaitu segai berikut :
♪ Pertama jumlahkan kolom debet dan kolom kredit semua rekening yang terdapat di buku besar.
♪ Tulis
hasil penjumlahan tersebut pada kolom yang bersangkutan. Untuk rekening
yang hanya berisi satu baris maka tidak perlu dilakukan penjumlahan
karena jumlah kolom debet atau kredit sudah dapat ditentukan secara
langsung.
♪ Hitung saldo
semua rekening yang terdapat dalam buku besar, yaitu dengan cara
mencari selisih jumlah kolom debet dan jumlah kolom
Bentuk buku besar yang sering digunakan pada perusahaan dan bank :
1. Bentuk T (T account) Bentuk buku besar ini adalah yang paling sederhana dan hanya berbentuk seperti huruf T besar. Sebelah kiri menunjukan sisi Debet dan sebelah kanan menunjukan sisi
Kredit. Nama akundiletakan di kiri atas dan kode akun diletakan di kanan
atas.
2. Bentuk Skontro Buku besar bentuk skontro biasa disebut bentuk dua
kolom.Skontro artinyasebelah menyebelah(dibagi dua) yaitu sebelah debet
dan sebelah kredit.
3. Staffle(berkolom saldo tunggal)
4. Bentuk Staffle berkolom saldo rangkap. Bentuk ini hamper sama dengan
bentuk kolom saldo tunggal.Hanya perbedaannya kolom saldo dibagi dua
kolom yaitu kolom debet dan kolom kredit.
Menurut wikipedia.org, Buku besar atau dikenal pula sebagai buku masukan akhir adalah catatan semua akun,
masing-masing dicatat pada halaman terpisah dengan neracanya. Tidak
seperti jurnal yang menampilkan semua transaksi keuangan tanpa neraca,
buku besar mengikhtisarkan nilai-nilai dari satu jenis transaksi
keuangan per akun, yang menjadi dasar bagi lembaran neraca dan rekening
pendapatan. Buku besar terdiri dari:
¢ Buku besar konsumen, untuk transaksi keuangan dengan seorang konsumen (juga disebut buku besar penjualan).
¢ Buku besar pemasok, untuk transaksi keuangan dengan seorang pemasok (juga disebut buku besar pembelian).
¢ Buku besar umum (nominal) menyajikan modal, utang, pendapatan, dan pengeluaran.

